Analisis Data Panel


Data panel biasa disebut data longitudinal atau data runtun waktu silang (cross-sectional time series), dimana banyak kasus (orang, perusahaan, Negara dan lain-lain) diamati pada dua periode waktu atau lebih yang diindikasikan dengan penggunaan data time series.

Data panel dapat menjelaskan dua macam informasi yaitu: informasi cross-section pada perbedaan antar subjek, dan informasi time series yang merefleksikan perubahan pada subjek waktu. Ketika kedua informasi tersebut tersedia, maka analisis data panel dapat digunakan.

Analisis data panel dapat diterapkan pada beberapa bidang keilmuan dan terapan misalnya, pada ilmu ekonomi kita dapat mempelajari perilaku perusahaan dan system penggajian karyawan pada beberapa periode waktu tertentu, dalam ilmu politik kita dapat mempelajari perilaku parta dan organisasi pada beberapa jangka waktu tertentu, dan dalam bidang pendidikan, peneliti dapat mempelajari kelas-kelas siswa dan lulusan pada beberapa waktu.

Dengan pengamatan berulang terhadap data cross section yang cukup, analisis data panel memungkinkan seseorang dalam mempelajari dinamika perubahan dengan dengan data time series. Kombinasi data time series dan cross section dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas data dengan pendekatan yang tidak mungkin dilakukan dengan menggunakan hanya salah satu dari data tersebut (Gujarati, 2003). Analisis data panel dapat mempelajari sekelompok subjek jika kita ingin mempertimbangkan baik dimensi data maupun dimensi waktu.

Model yang digunakan dalam analisis data panel adalah:

Terdapat beberapa model analisis dalam data panel yaitu model koefisien tetap (fixed effects models), dan model efek acak (random effects models). Diantara tipe-tipe model tersebut terdapat data panel dinamik (dynamic panel), robust, dan model struktur kovarians (covariance structure models).

Contoh data panel adalah pada data perbandingan antara tiga perusahaan garmen yang memiliki variabel yang sama misalnya jumlah karyawan, jumlah pemesanan, jumlah produksi, unit produksi, market share. Semua variabel tersebut dikumpulkan setiap tahun selama 10 tahun. Kelompok data panel tersebut akan memiliki pengamatan sebanyak 3*10 = 30 pengamatan karena 3 perusahaan garmen menggunakan data selama 10 tahun.

Berikut adalah tabel yang menunjukkan variabel tersebut:

LANGKAH MENGINPUT DATA PANEL

Berikut akan diberikan langkah-langkah menginput data panel dengan software eviews 5.1.

1. Pertama-tama anda harus memiliki data dalam program Microsoft excel misalnya seperti berikut ini:

2. Lalu buka eviews anda dengan, jalankan dari menubar FILE – NEW – WORKFILE kemudian setelah muncul tampilan WORKFILE CREATE, pastikan memilih data ANNUAL, karena data yang kita gunakan adalah tahunan, kemudian isikan  start date dengan tahun awal yang anda gunakan misalnya 1991 dan end date dengan 2000, lalu klik OK, seperti gambar berikut:

3. Setelah muncul tampilan workfile:UNTITLED, anda dapat memilih pada menubar OBJECT – NEW OBJECT, maka akan muncul tampilan NEW OBJECT, anda dapat memilih POOL dan memberi nama objek misalnya pada kasus ini GARMEN lalu klik OK, berikut adalah tampilannya pada eviews:

4. Setelah muncul kotak dialog Pool:Garmen, anda dapat memasukkan nama perusahaan yang diamati pada kotak tersebut seperti pada gambar:

5. Kemudian setelah itu anda dapat mengklik tombol PROCS. – IMPORT POOL DATA (ASCII,XLS,WK?), ambil data yang telah kita save di program excel tadi, kemudian OPEN, seperti gambar,

6. Setelah muncul kotak dialog ASCII Text Import, anda bisa memasukkan variabel-variabel cross section seperti contoh berikut, jangan lupa antar variabel diberikan tanda tanya (?) dan spasi, dan pada upper left data cell masukkan posisi data cross section pada sell dari excel anda tadi. berikut gambarnya,

7. Kemudian data panel (pooled data) yang telah diinput akan ditampilkan sebagai berikut:

8. Untuk menampilkan datanya, cukup klik 2x pada variabel cross section tadi, misalnya data employee_du, seperti berikut:

Pada bahasan ini, hanya ditampilkan pengantar kepada data panel (pooled data) dan langkah input data panel saja, adapun materi terkait selanjutnya yang akan dibahas dalam Statistik 4 Life adalah regresi data panel pada bahasan lain tentang regresi data panel pada halaman ini >>. (yoz)

About these ads
    • nana
    • Desember 12th, 2009

    mohon bantuannya,,
    saya mahsiswa yangs sedang bingung dengan skripsi saya.data say data panel.dengan sampel 17 perusahaan 17,.krn 3 tahun pengamatan, maka jumlah datanya jadi 51. Tapi dosen saya mengatakan bahwa tidak boleh mengkalikan jumlah perusahaan dengan periode pengamatan. satu perusahaan hanya ada satu data. jadi klo pengamatan lebih dai satu tahun, berarti menggunakan nilai rata-rata. Soalnya beliau pernah dipersalahkan waktu uji tesisinya. Cuma say belum mendapat sumber acuan untuk hal ini selain tesis dosen saya. Apakah ada yang bisa membantu. terima kasih,

    • ariyoso
    • Desember 12th, 2009

    Ok, dear nana,
    bisa diperjelas ga maksudnya, setahu saya dari sumber manapun pengamatan pada data panel itu adalah jumlah objek dikali dengan rentang waktu, kecuali ada kasus2 tertentu yang tidak saya ketahui..
    nana bisa perjelas misalnya variabel cross section apa yang dipake, perusahaannya apa saja, data cross section yang digunakan (dalam tahun atau bulan), bentuk panel data (balance atau unbalanced), atau lainnya, kalo kepanjangan ditulis disini bisa dikirim ke email saya ariyoze@gmail.com

      • Nana
      • Desember 12th, 2009

      maksih mas ariyoso
      aku pake jenis perusahaan non keuangan
      nah data yang dipakai itu roa dependen)indeks pengungkapan csr (independen), trus ada atr,leverage, eps, size (var kontrol)
      itu periodenya per tahun,,,
      mslh balance/unbalance maap aku kurang mengerti.lalu kira2 bagaimana mas?
      terima kasih banyak buat bantuannya

        • Nana
        • Desember 12th, 2009

        mas,datanya itu unbalance data dink,,,
        gimana yak??

        • ariyoso
        • Desember 13th, 2009

        OK nana,
        yang dapat saya tangkap begini:

        model yang nana gunakan adalah:
        Indeks CSR = β0 + β1(leverage) + β2(earning per share) + β3(size) + β4Zi + uit + εit

        Dimana: β0 adalah slope/konstanta, β4Zi adalah variabel yang tidak berubah berdasarkan waktu, artinya setiap perubahan pada data indeks CSR dalam perusahaan selama 3 tahun tersebut tidak dipengaruji oleh Zi karena dalam kasus ini nana tidak menggunakan variabel tersebut, sedangkan Uit adalah efek ketidakpastian waktu, misalnya geografis, cuaca, dan lain-lain, biasa juga dikenal sebagai variabel dummy ini juga tidak digunakan, karena diasumsikan tetap.

        Untuk jumlah observasi yang digunakan pada unbalanced panel data adalah tergantung pada data yang hilang, pada perusahaan mana, tahun berapa, misal:

        Ada 3 perusahaan (A, B, C) yang menggunakan pengamatan selama 3 tahun (2000 – 2003):
        Maka jumlah observasi adalah 3*3 = 9 observasi, jika data pada perusahaan C hilang selama 1 tahun pada tahun 2002, maka jumlah observasinya adalah 8, artinya jika n = 9T, maka pada data panel n = ∑T (artinya jumlah data pada waktu T).

    • Hermawan
    • Desember 16th, 2009

    Ohayo mas ariyoso. uraiannya sangat membantu.
    Ada bbrp hal yg ingin saya tanyakan:
    (1) bagaimana melakukan tes2 spt VIF, White test dll untuk menguji multikolinerity, otokorelasi dan heteroskedastisitas pada panel data dengan menggunakan eviews 6? setahu saya di eviews 7 yg ada VIF test nya.
    (2) bagaimana cara mengatasi semua penyimpangan itu?
    Terima kasih banyak atas perhatiannya..

      • ariyoso
      • Desember 16th, 2009

      Mas Hermawan,
      sebenarnya pada Eviews seri di bawah 7 pun telah dilengkapi dengan pengujian masalah2 regresi di atas, tetapi bentuk bahasanya saja yang berbeda.
      Untuk Data panel tentunya langkah pengujiannya sama dengan pada regresi linier, hanya yang perlu diperhatikan adalah ketika memasukkan persamaan regresi data panel saja yang berbeda dengan regresi linier.
      uji multicol dapat kita lakukan dengan melihat koefisien korelasi antar variabel, karena multicol terjadi jika terdapat indikasi hubungan linier antara satu atau lebih variabel independen, kita bisa melihatnya dengan melihat koefisien korelasi musalnya dengan pearson. Tentunya pada output correlation matrix eviews akan ditunjukkan dengan nilai korelasi yang sangat signifikan, katakanlah misalnya 0,80, dengan demikian kita dapat menduga adanya masalah multikolinearitas.
      Untuk white test, kita bisa melakukan uji ini pada persamaan regresi yang didapatkan, dengan pilihan menu view – residual test – white heteroscedasticity (cross terms) – OK, nah indikasi terdapatnya heteroskedastis adalah jika nilai r-sq lebih dari 0,05.
      saya kira begitu..

        • Hermawan
        • Desember 20th, 2009

        Pak ariyoso, pertama-tama terima kasih atas responnya.
        Saat ini saya menggunakan eview 6 untuk melakukan uji estimasi atas panel data set atas 26 propinsi selama 12 thn. Saya ingin mengkonfirmasi ttg langkah2 apa saja yg harus saya lakukan berkenaan dengan analysis utk panel data.
        Sekali lagi terima kasih atas perhatiannya.

        • ariyoso
        • Desember 21st, 2009

        sbnernya tulisan tentang itu memang akan saya keluarkan mas hermawan,
        hnya waktunya belum sempat,,tuunggu saja OK,,,

    • alang
    • Desember 23rd, 2009

    Mas Ariyoso mohon bantuannya,
    saya sedang mengerjakan tesis, datanya panel; di 30 provinsi, 6 tahun pengamatan, variabel independennya 9 (X1,…,X9). Pertanyaannya:
    1. Saya telah meniginput data seperti langkan mas, setelah diestimasi hasilnya ada tertulis total (pool) balanced, sedangkan bila saya lihat tesis orang dan dibuku tertulis total (panel) balanced, kenapa bisa beda ya mas?
    2. Tolong mas jelaskan tahapan2nya panel dgn eviews sampai dengan estimasi.
    Terimaksih sebelumnya..

      • ariyoso
      • Desember 23rd, 2009

      bapak Alang,
      saya kira dengan eviews, total (pool) balanced sama saja dengan total (panel) balanced karena memang metode yang digunakan dalam regresi data panel adalah Pooled Least Squares.
      Untuk tahapannya langkah demi langkah masih dalam proses penyusunan, ini juga karena kurangnya waktu yang saya miliki untuk menulis.
      sekali lagi hasil estimasi pada eviews akan selalu dinyatakan dengan kata Pool, bukan panel

    • wulan
    • Desember 23rd, 2009

    Pak Ari, mohon bantuannya amat sangat…
    Saya disuruh dosen saya menyusun data panel yang saya miliki ke bentuk balanced dan unbalanced..
    Pertanyaan saya…Apa maksudnya? memang sih data saya ada yg kosong krn memang sumbernya nihil menyebutkan.Jadi apa bedanya?

    Wassalam
    wulan

      • ariyoso
      • Desember 23rd, 2009

      dear wulan,
      balanced panel data artinya periode pengamatan setiap objek adalah sama, artinya jika kita mengamati 10 objek selama masing-masing 3 tahun, maka tidak ada data yang hilang, maka itu pada balanced panel data berlaku estimasi objek*pengamatan, dimana jumlah pengamatan yang dilakukan akan menjadi 30.
      sedangkan pada unbalanced panel data, artinya dari 3 tahun tersebut ada pengamatan yang hilang/datanya tidak ada, misalnya dari 10 objek tadi, 2 objek cuma ada data selama 2 tahun. kira-kira demikian..

    • emil
    • Desember 27th, 2009

    mas ariyoso, klo data panel model fixed effect apa benar mengabaikan asumsi autokorelasi? saya baca di buku nachrowi usman.
    lalu di blog sanjoyo, ada metode untuk menghilangkan autokorelasi pake SUR, jadi model panel fixed effect tersebut saya estimasi pake SUR, tp dw nya tetap kecil didaerah korelasi postif. apa tidak masalah?

    mohon jawabannya mas..

      • ariyoso
      • Desember 27th, 2009

      mas emil,
      autokorelasi tetap dapat menimbulkan masalah terhadap estimator yang kita gunakan, sehingga model tidak lagi bersifat “best“, estimasi seemingly unrelated regressions (SUR) memang dapat digunakan untuk data dengan komponen time series bertingkat. Pada Stata kita dapat menjalankan Mixed Procedure.
      Selain itu kita bisa menggunakan metode generalized difference equation, dengan menerapkan diferensiasi tingkat pertama melalui persamaan d(y) c d(x)
      Pada eviews, fungsi ini sudah tersedia. karena estimasinya fixed effect panel data sudah menyertakan nilai statistik durbin watson (ρ)

    • emil
    • Desember 28th, 2009

    penelitian saya mencoba mendeteksi manipulasi data menggunakan proksi error dari hasil persamaan regresi. jadi klo di differencing, nilai error nya akan sulit diinterpretasikan..

    saya menggunakan data panel, 3 individu dengan periode triwulan 2005-2008.
    dari hasil pengujian F, model panel yang paling baik untuk penelitian tsb adalah FEM (fixed effect), namun nilai DW kecil. pakai common effect, DW lebih kecil.

    untuk menghilangkan autokorelasi, saya pake SUR. tapi ternyata hasilnya tetap autokorelasi(DW tetap kecil). apa boleh diabaikan mas?

    mohn kelanjutan jawabannya, saya akan sidang rabu ini jadi butuh banyak referensi untuk persiapan. saya sudah baca di berbagai buku ekonometri, namun masalah autokorelasi data panel cm saya dapatkan di buku nachrowi usman yang mengatakan klo FEM boleh mengabaikan autokorelasi.

    apakah mungkin mas klo sudah di SUR DW tetap kecil, karena model yang digunakan salah?

    mixed procedure maksudnya apa ya mas? terimakasih.

    • miyaw anak UNJ
    • Januari 3rd, 2010

    mas ariyoso….data saya data panel, ada 4 proki utk var. dependennya…dan data saya dibuat menjadi unbalanced dan balanced…bgmn step2 utk meregresinya dan melakukan uji white yah?..makasih banyak banyak banyak

    • iza
    • Februari 10th, 2010

    mas ariyoso,,mohon bantuannya
    saya mahasiswa semester8 sedang mengerjakan skripsi tentang data panel unbalance fixed effect tp bahan baru sedkit..mohon penjelasannya,,
    terimakasiiiih

    • c.ali akbar
    • Februari 11th, 2010

    mohon bantuan cara/panduan Eviews 3 utk uji regresi bagaimana.??minta ilustrasi contohnya..

    thk,

    c.ali akbar

    • nanang
    • Februari 18th, 2010

    mas mohon bantuannya ,,
    saya mahsiswa yang sedang bingung dengan skripsi saya.data say data panel.dengan sampel 10 kabupaten/kota dengan 6 tahun pengamatan, maka jumlah datanya jadi 60. Tapi dosen saya mengatakan bahwa itu bkan data panel,karna itu gabungan antara time series-time series…bkn cross section time series…saya jadi bngung…sebenernya data cross section itu yg kayak mana…sampel 10 kabupaten itu msuk data cross section or time series…
    mhon jwbanya mas….???

    • norma
    • Mei 30th, 2010

    assalamualaikum.
    mohon bantuannya.
    saya melakuka penelitian dimana data yang saya gunakan banyak yang kosong (NA). padahal saya harus LN kan data itu untuk memperoleh elastisitas. saya menggunakan panel data.saya memperoleh saran untuk menngunakan unbalanced panel data.tetapi saya kesulitan dalam penggunaan STATA. saya tidak menemukan mengenai sintax atau command2 yang harus digunakan dalam uji2 yang biasa di pakai di panel data.
    apakah bisa menggunkaan eviews dalam mengolah unbalanced panel????
    terimakasi.
    mohon bantuannya.

      • ariyoso
      • September 11th, 2010

      norma,,
      fungsi atau sintax dalam STATA biasanya menggunakan komponen tambahan lagi, yang harus diinstall atau ditambahkan, coba dicek lagi ya..
      eviews bisa digunakan dalam pengolahan unbalanced panel data, tapi sepertinya minimal dengan eviews 6,
      tapi pada kasus kekurangan data acak, akan lebih baik menggunakan STATA.

    • dewi
    • Februari 8th, 2011

    Mas, saya mau tanya…
    Bagaimana cara kita ,mengolah data panel?
    Apakah ada aplikasi khusus untuk mengolahnya?

    • hilda
    • Mei 31st, 2011

    mohon bantuannya pak…
    saya mengikuti langkah2 menginput data panel tapi pada saat langkah yg ke 6, saya mengalami kendala yaitu kotak dialog ASCII Text Impor yang bapak tampilkan beda dengan ASCII Text Impor yang ditampilkan di laptop saya.. upper left data cellnya g ada. tampilan datanya pun jd g ada. saya menggunakan eviews 5.0
    thanks before…

      • S4L
      • September 9th, 2011

      itu mungkin softwarenya ga keupdate aja,,atau lisensinya ga ada…coba install seri eviews yang laen..

    • maya
    • Agustus 21st, 2011

    mohon arahan, bagaimana kalo terjadi near singular matrik, apa solusinya? bagaimana cara menghilangkan otokorelasi pada data panel?mohon dibantu, terima kasih…

    • Iyun
    • Desember 15th, 2011

    Mohon di jelaskan tentang dynamic panel data? saya lagi kebingungan sekali karena dosen minta yang itu padahal saya belum paham. Tks. Iyun

    • tiwi
    • Januari 13th, 2012

    mohon bantuannya
    saya sedang mengerjakan skripsi tapi saya bingung pake apa
    kalo 15perusahaan dengan 3tahun pengamatan
    itu termasuk data panel ia?
    trs cara uji nya bisa pake spss ga ia?
    kalo pake eviews ujinya untuk rasio keuangan apa saja ia?
    terima kasih

      • S4L
      • Februari 19th, 2012

      wah, beranak neh pertanyaannya
      ia pake data panel, bisa pake eviews atau stata, tapi SPSS Ga punya fiturnya
      yaa kasusnya pake regresi data panel

    • zie
    • Januari 27th, 2012

    saya mau tanya pak…kalo mau download eviews secara gratis di situs apa ya?
    terima kasih

      • Iyus
      • Maret 21st, 2012

      Assalam, mohon bantuan mas ariyoso… Penelitian saya pake 3 varibl indpendent, 1 var dependent. Tujuanx membndngngkan R^2 tiap tahun, apakah trjadi penurunan/pngkatan?. Datax 2004-2010 dgn jumlah data tiap tahun 20 prusahaan, apakah data saya sudah memadai?

        • S4L
        • Mei 1st, 2012

        asumsi dalam data panel hanya kehadiran time series dan cross section,,jadi bisa dilanjutkan

  1. mas.. saya bingung deh.. mas tau gak teori atau pendapat ahli yg mngatakan kalo batasan penelitian itu minimal 3 tahun?? itu pendapat siapa ya? tolong mas.. bsok pagi saya bimbingan :(

      • S4L
      • Mei 4th, 2012

      yah belum pernah nemu seh,,tapi tergantng penelitiannya donk,,klo penelitian melibatkan perilaku dengan pengamatan jangka panjang ya bisa saja,,misalnya dalam studi kasus,mungkin bisa belasan tahun,,,,katakanlah pengaruh paracetamol terhadap ibu hamil,kan lama tuh,harus nunggu bayinya brojol dulu :P
      tapi untuk penelitian kasus saja,,misalnya dengan data sekunder,,dan persepsi konsumen kan bisa singkat karena hanya melibatkan perilaku masa lalu dari responden

    • dian
    • Mei 7th, 2012

    Mas Ariyoso,, saya sedang mengerjakan skripsi tentang pengaruh konvergensi IFRS terhadap income smoothing dengan kualitas audit sebagai variabel moderasi (analisis antar negara). Jenis data dalam penelitian sy ini data panel,, kmrn sy coba olah data pake spss, tp ada masalah multikolinearitas.
    Apakah saya harus menggunakan eviews untuk mengolah data tsb? tp sy belum paham olah data dengan menggunakan eviews.
    Mas ariyoso menyediakan jasa untuk olah data tidak ya?

    • samuel siregar
    • Maret 22nd, 2013

    mas,,nama saya samuel…skripsi saya memakai data panel.kmren ketika meja hijau dosen penguji saya menanyakan apa itu data panel.trus saya bilang gabungan dari cross section dan time series.dy blg jawaban saya salah.trus dy blng data panel itu tahun pengamatannya harus lebih dari 10 tahun.gmn itu mas??

  2. My brother suggested I would possibly like this website.
    He was once entirely right. This put up actually made my day.
    You can not imagine simply how a lot time I had spent for this
    info! Thanks!

      • S4L
      • Mei 27th, 2013

      sure thing,,i hope u are :)

    • Made Antara
    • Oktober 17th, 2013

    Terima kasih Mas Ariyoso atas uraian tentang data panel.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 72 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: