Uji Kruskal Wallis


Kruskal-Wallis test dikembangkan oleh Kruskal dan Wallis. Uji Kruskal-Wallis adalah uji non-parametrik yang digunakan untuk membandingkan tiga atau lebih kelompok data sampel. Uji Kruskal-Wallis digunakan ketika asumsi ANOVA tidak terpenuhi. ANOVA adalah teknik analisis data statistik yang digunakan ketika kelompok-kelompok variabel bebas berjumlah lebih dari dua. Pada ANOVA, kita asumsikan bahwa distribusi dari masing-masing kelompok harus terdistribusi secara normal. Dalam uji Kruskal-Wallis, tidak diperlukan asumsi tersebut, sehingga uji Kruskal-Wallis adalah uji distribusi bebas. Jika asumsi normalitas terpenuhi, maka uji Kruskal-Wallis kita abaikan dan kita gunakan uji ANOVA. Penyusunan hipotesis dalam uji Kruskal Wallis adalah sebagai berikut:

H0 : sampel berasal dari populasi yang sama (µ1 = µ2 = … = µk)

H1 : sampel berasal dari populasi yang berbeda (µi = µj)

Uji Kruskal Wallis harus memenuhi asumsi berikut ini:

– Sampel ditarik dari populasi secara acak

– Kasus masing-masing kelompok independen

– Skala pengukuran yang digunakan biasanya ordinal

– Rumus umum yang digunakan pada uji kruskal wallis adalah :

Statistik uji Kruskal Wallis menggunakan nilai distribusi Chi-kuadrat dengan derajat bebas adalah k-1 dengan jumlah sample harus lebih dari 5. Jika nilai uji Kruskal Wallis lebih kecil daripada nilai chi-kuadrat tabel, maka hipotesis null diterima, berarti sampel berasal dari populasi yang sama, demikian pula sebaliknya.

Ilustrasi:

Berikut ini adalah hasil survey tingkat kepentingan terhadap 3 atribut yang dinotasikan dengan 1 adalah “terdapat banyak tenan-tenan terkenal”, 2 untuk “kelengkapan menu di foodcourt”, dan 3 untuk “frekuensi hiburan” pada sebuah Mall di kota X dimana pertanyaan terhadap ketiga atribut diambil secara acak. Jumlah responden sebanyak 30 orang dibagi ke dalam 3 kelompok. Setiap kelompok ditanyakan tingkat kepentingan terhadap masing-masing dari 3 atribut. Jawaban responden diidentifikasikan dengan skala likert, dimulai dari “1” untuk sangat penting, dan “5” untuk tidak penting.

Data yang diberikan adalah sebagai berikut:

Kali ini kita akan gunakan perangkat lunak IBM SPSS 23, kalau kamu menggunakan IBM SPSS 21 dan 22 langkahnya akan sama saja, plis cekidot below:
1. Input data seperti berikut (tahapannya ga akan dijelasi lagi disini, karena telah ada pada bahasan sebelumnya, silakan search aja di atas):

2. Kemudian pada menubar pilih Analyze – Non Parametric Test – Legacy dialogs – K-independent samples, seperti berikut:

 
 3. Kemudian akan muncul kotak dialog, checklist kruskal wallis, kemudian masukkan variabel skor responden ke test variable list, dan atribut ke grouping variables, lalu klik define variable dan isikan dengan angka minimum atribut yaitu 1 dan maximum yaitu 3, klik continue seperti berikut:

 Tampilannya jadi seperti ini, lihat grouping variables telah terinput atribut(1 3):
 
 4. Kemudian pada jendela several independent samples, checklist beberapa indikator seperti pada gambar berikut, klik continue – OK

 5. Kemudian hasilnya akan ditampilkan seperti berikut:

 

6. Interpretasi:

Nilai p-value sebesar 0,012 < nilai kritik 0,05, karena itu hipotesis null ditolak, bahwa terdapat cukup bukti dimana terdapat perbedaan dari ketiga kelompok responden dalam menilai tingkat kepercayaan terhadap ketiga atribut.(yoz)

Beli Referensi Lengkap dan panduan praktis uji non parametrik :

  • Statistika non patametrik untuk aplikasi penelitian dilengkapi CD oleh Dr.Suliyanto; lihat buku >>>

12 thoughts on “Uji Kruskal Wallis

    1. OK dear Beatrice,
      post hoc memang tidak dibahas rinci disini, tpi dalam bahasan uji one way anova dicantumkan langkah post hoc test, lihat pada bahasan uji one way anova, poin nomor 5, kita cukup memilih metode post hoc tukey..beatrice bisa liat disini >>
      untuk uji mann-whitney U, beatrice bisa lihat di bahasan uji mann-whitney U disini >>

  1. mau tanya, sy punya data 6 konsentrasi dan ingin melihat apakh bpengaruh thp zona hambat bakteri (hasilnya ada 24 data).

    bs d uji dgn kruskal wallis kah? atau pk uji non-parametrik yg lain?

    makasih

  2. makasih banyak ilmunya semoga bermanfaat dan barokah buat penulis Amien. tanya ya klo mau membuat grafiknya apa bisa secara otomatis dari program ini bagaimana caranya…. makasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s