Uji T Berpasangan


Uji-t menilai apakah mean dan keragaman dari dua kelompok berbeda secara statistik satu sama lain. Analisis ini digunakan apabila kita ingin membandingkan mean dan keragaman dari dua kelompok data, dan cocok sebagai analisis dua kelompok rancangan percobaan acak.

Uji t berpasangan (paired t-test) biasanya menguji perbedaan antara dua pengamatan. Uji t berpasangan biasa dilakukan pada Subjek yang diuji pada situasi sebelum dan sesudah proses, atau subjek yang berpasangan ataupun serupa. Misalnya jika kita ingin menguji banyaknya gigitan nyamuk sebelum diberi lotion anti nyamuk merk tertentu maupun sesudahnya. Lanjutan dari uji t berpasangan adalah uji ANOVA berulang.

Rumus yang digunakan untuk mencari nilai t dalam uji-t berpasangan adalah:

1

Uji-t berpasangan menggunakan derajat bebas n-1, dimana n adalah jumlah sampel.

Hipotesis pada uji-t berpasangan yang digunakan adalah sebagai berikut:

H0: D = 0 (perbedaan antara dua pengamatan adalah 0)

Ha: D ≠ 0 (perbedaan antara dua pengamatan tidak sama dengan 0)

Ilustrasi:

Jika kita ingin membandingkan nilai matematika siswa di sebuah sekolah sebelum dan sesudah mengikuti bimbingan belajar, data yang diberikan adalah sebagai berikut:

Siswa

Sebelum

Sesudah

1

60

72

2

50

75

3

68

70

4

72

65

5

65

68

6

70

75

7

54

80

8

54

75

9

47

56

10

60

75

11

70

72

12

50

60

13

62

60

14

50

70

15

45

72

Dengan SPSS 17.0 langkahnya sangat mudah:

1. Pertama-tama input data sebagai berikut:

2

2. Kemudian pilih Analyze – Compare Means – Paired Samples T test, seperti berikut:

3

3. Setelah muncul kotak dialog Paired-T test, masukkan kedua variabel ke kotak Paired Variables, kemudian klik continue – OK,

4

4. Akan ditunjukkan output sebagai berikut:


5. Interpretasi:

Nilai thitung yang dihasilkan adalah 4,015 pada derajat bebas 14 lebih besar daripada nilai ttabel sebesar 1,761 (lihat tabel sebaran t). nilai sig.2-tailed lebih kecil daripada nilai kritik 0,05 (0,001 < 0,05) berarti H0 dapat ditolak dimana perbedaan tidak sama dengan nol, artinya tidak terdapat perkembangan signifikan dari hasil bimbingan belajar yang dilakukan terhadap bidang studi matematika di sekolah tersebut.(yoz)

Referensi Lain:

Walpole, R.E.  1995.  Pengantar Statistika.  Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.

Beli Referensi Lengkap dan panduan praktis uji non parametrik :

  • Statistika non patametrik untuk aplikasi penelitian dilengkapi CD oleh Dr.Suliyanto; lihat buku >>>

4 thoughts on “Uji T Berpasangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s